Penulis : Stefanus Arief Setiaji – Bisnis.com
Presiden Prabowo menyoroti inovasi pendidikan dengan IFP, perangkat digital interaktif di sekolah, didukung anggaran Rp9 triliun untuk 288.000 unit.
Ringkasan Berita
Presiden Prabowo menyoroti inovasi pendidikan melalui pengembangan Sekolah Unggulan Garuda dan Sekolah Rakyat, serta penerapan teknologi interaktif seperti interactive flat panel (IFP). Program digitalisasi pembelajaran ini didukung anggaran Rp9 triliun untuk pengadaan 288.000 unit IFP, yang memungkinkan proses belajar menjadi lebih interaktif dan dinamis.
Kemendikdasmen juga menyiapkan pelatihan teknologi untuk guru serta optimalisasi penggunaan laptop untuk memperkaya konten IFP. Peluncuran program dijadwalkan pada 10 November.
Ringkasan ini dibantu dengan menggunakan AI.
Bisnis.com, JAKARTA —
Sidang Kabinet Paripurna pada Senin (20/10/2025) terasa istimewa karena bertepatan dengan 1 tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam pengantar sidang, Presiden Prabowo menyampaikan sejumlah capaian dalam tahun pertama pemerintahannya bersama para menteri di Kabinet Merah Putih. Salah satu capaian utama adalah penguatan sektor pendidikan — bagian dari Asta Cita ke-4, yang mencakup pembangunan SDM, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, generasi muda, dan penyandang disabilitas.
Presiden melaporkan progres pengembangan Sekolah Unggulan Garuda dan Sekolah Rakyat, yang diharapkan dapat melahirkan generasi unggul di semua lapisan masyarakat.
Ia juga memaparkan inovasi digital di bidang pendidikan yang memberikan akses bagi pelajar terhadap sarana pembelajaran berbasis teknologi interaktif sebagai variasi sistem pembelajaran.
Transformasi pendidikan diwujudkan melalui program distribusi perangkat interaktif digital (IFP) di setiap sekolah.
“Flat panel, IFP, interactive flat panel. Di situ sudah ada komputernya, yang bisa memuat ratusan ribu konten, mungkin jutaan. Jadi semua silabus kita akan ada di situ,” ujar Presiden.
Anggaran Digitalisasi Pembelajaran
Dalam wawancara dengan Bisnis (16/10/2025), Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa anggaran program digitalisasi pembelajaran tahun ini mencapai Rp9 triliun, termasuk untuk paket pengadaan 288.000 unit IFP di satuan pendidikan.