Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI – Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) telah menyalurkan Interactive Flat Panel (IFP) ke satuan pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) secara merata.
Interactive Flat Panel (IFP) merupakan perangkat layar sentuh interaktif yang berfungsi sebagai pengganti papan tulis dan proyektor konvensional.
Perangkat ini digunakan untuk mendukung pembelajaran maupun presentasi agar lebih dinamis dan partisipatif.
Kepala Disdikbud Dumai, Muklis, mengungkapkan bahwa satuan pendidikan di Kota Dumai, mulai dari PAUD, SD, hingga SMP negeri dan swasta, sekitar 96 persen telah menerima IFP. Ia menambahkan bahwa IFP yang telah diterima oleh 206 sekolah tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
“Di Dumai sendiri ada 213 sekolah yang akan menerima, 206 sekolah telah menerima atau 96,71 persen, masih ada 7 sekolah belum menerima atau 3,29 persen dikarenakan masih dalam proses pengiriman,” katanya, Selasa (9/12/2025).
Muklis menerangkan bahwa IFP merupakan bagian dari program digitalisasi pendidikan yang menjadi komitmen Presiden, dengan target setiap sekolah memperoleh perangkat ini untuk menunjang proses belajar.
Ia menjelaskan bahwa IFP menggabungkan fungsi monitor, proyektor, papan tulis, dan komputer dalam satu perangkat, sehingga memudahkan guru serta membuat pembelajaran lebih interaktif, kreatif, dan menarik.
“Selain itu dengan adanya IFP ini dapat menciptakan pengalaman belajar digital yang efektif dan partisipatif dan juga memungkinkan guru untuk mempresentasikan materi dengan lebih dinamis dan siswa lebih antusias,” sebutnya.
Ia mengakui bahwa program digitalisasi pembelajaran tidak hanya berupa penyediaan perangkat, tetapi juga mencakup konten pembelajaran interaktif serta bimbingan teknis bagi guru agar mampu merancang pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif.
Muklis berharap sekolah yang telah menerima bantuan IFP dapat memanfaatkannya dengan baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Dumai serta memudahkan para pengajar dalam menyampaikan materi kepada siswa secara digital.
“Kami juga berharap kepada sekolah untuk menjaga IFP ini dengan baik dan karena bantuan ini sangat penting untuk mencerdaskan anak-anak kita,” pungkasnya.